Home

Belajarlah pada ahlinya” itulah pesan Al-Qur’an yang tertuang pada surah An-nahl 43. Dan Puthic.id adalah bukti nyata dari kepiawaian Kang Wahyu dalam mengkonsep sebuah product, menyusun strategi, menyederhanakan konsep yang rumit, sehingga puthic.id bisa berkembang seperti sekarang ini hanya dalam waktu 1 tahun saja.

Beliau itu adalah kakak saya. Lebih tepatnya anak dari bude saya. Dulu saya diminta oleh orang tua saya, untuk kuliah IT agar bisa sukses seperti Kang Wahyu yang bergelut di dunia IT. Tapi beliaulah yang mendukung saya, dia yang berunding dengan Orang tua saya, agar saya mengambil jalan Passion/minat yaitu kuliah di Tatabusana.

Dan ketika saya memutuskan untuk mebangun puthic.id saya sempat down, bingung, karena sudah hampir 2 tahun olshop saya tidak berkembang.

Merasa sudah putusa asa, saat pulang kampung saya mendatangai rumah Kang Wahyu, untuk bertanya. Gimana cara ngembangin Olshop?. dan dari situlah saya dapat pencerahan dan selalu saya ikuti saran-sarannya. Dan saya tidak pernah menyangka, puthic.id bisa berkembang seperti sekarang ini. Dan sampai sekarangpun, jika saya bingung dalam menentukan langkah puthic.id saya selalu tanya sama Kang Wahyu.

Untuk menjawab pertanyaan diatas, saya merasa perlu bercerita.

Mbak Nissa beranggapan bahwa saya adalah aktor dibalik Kesuksesan puthic.id. Namun saya tidak menganggapnya demikian. Karena yang saya lakukan sebenarnya hanyalah mengembalikan Puthic.id kepada ALUR BISNIS YANG BENER. Dan mbak Nissa berhasil mengeksekusi semua saran-saran saya dengan sangat baiknya.

Oleh karena itulah, Mbak Nissa Owner Puthic.id menganggap Saya adalah mentornya. Puthic.id pernah merasakan beratnya persaingan dalam membangun olshop. Sehingga sejak 2016 sampai desember 2017. Penjualan tertinggi perbulannya Cuma 10 pcs saja. Sementara omsetnya perbulan, sekitar 4 sampai 5 juta rupiah saja.

Demikian pula dengan pertambahan followersnya, kurang menggembirakan. Selama 2 tahun membangun olshop. Puthic.id Cuma mampu menghimpun 3000 an followers saja.

Merasa frustasi dengan perkembangan bisnisnya, yang stagnan. Pada Desember 2017 Mbak Nissa, sang Owner Puthic.id menghubungi saya untuk minta di mentorin. Agar olshopnya bisa berkembang. ya… mbak nissa masih saudara dengan saya.

Saya masih ingat benar, waktu itu mbak nissa mengatakan

“ piye yo mas, ben olshop iso laku nganti ewonan. koyo olshop-olshop liyane”

Artinya, Gimana ya mas, agar olshop bisa laku hingga ribuan perbulan seperti olshop olshop yang lain

Setelah saya mentoring, dalam waktu satu tahun saja, yaitu dari desember 2017 ke desember 2018. Penjualannya meningkat drastis dari yang Cuma 10 pcs/bulan menjadi tidak kurang dari 300/pcs perbulan. Sementara, followernya yang tadinya Cuma 3000 an followers naik tajam menjadi lebih dari 100.000 followers.

Bagaimana dengan omsetnya ? hitung sendiri sajalah. Dengan harga produk rata rata ada di angka Rp.400.000. Maka kamu bisa mengkalikan saja. 300 X 400.000 = ….. ??

Nah, hitunglah sendiri.

Begitulah sebuah bisnis bila di konsep secara BENER dan dijalankan secara BENER. Maka hasilnyapun BENER. Dan data diatas, merupakan data penjualan dari desember 2017 sampai desember 2018.

Lalu bagaimana dengan data terbaru saat artikel ini di tulis ? yaitu penjualan per 14 Maret 2019 ?

Sekarang lebih sadis lagi. Followersnya telah naik menjadi 146.000. Artinya dalam tiga bulan. Followernya naik 46 ribu lagi.

Dan penjualannya sekitar 300-400 pcs/minggu. Ingat itu perminggu bukan perbulan. Kalo penjualan perbulan ya sekitar 1500 pcslah.  Bahkan kemarin, pemesanan sempat dibatasi karena kapasitas produksi tidak memadai.

Lihatlah, ketika olshop yang lain pada kebingungan cari Orderan. Puthic.id malahan mengurangi penjualan.

YANG SAYA LAKUKAN PADA PUTHIC.ID

Banyak yang beranggapan bahwa Followers Puthic.id yang cukup banyak tersebut di dapat dari penggunaan Software.

Ya… saya tahu di luar sana ada software yang mampu menambah followers. Akan tetapi saya tidak merekomendasikannya kepada Puthic.id. Karena menurut saya, dalam beberapa kasus kurang efisien. Buktinya, cukup banyak olshop yang pakai software tapi hasilnya biasa saja.

Oleh karena itu, ketika saya diminta untuk membantu Puthic.id, maka hal pertama kali yang saya bangun adalah hal yang sederhana. Yaitu membangun “ALUR YANG BENAR DALAM BISNIS”.

ya… sesederhana itu.

Banyak olshop instagram beranggapan bahwa ENDORSE dan IKLAN adalah segalanya. Padahal fakta dilapangan menunjukkan banyak olshop yang menghabiskan jutaan perbulan untuk endorse dan Iklan. Namun hasilnya BONCOS.

Bahkan tak jarang Olshop-olshop tersebut menggunakan berbagai Trik & Tips yang didapatnya dari “Trainer Ternama”. Tapi, ndak ada hasilnya. Bukan karena trik dan tipsnya salah. Tetapi karena Alur Bisnisnya keliru. Maka cara melakukannyapun pasti keliru dan akhirnya sia-sia karena tidak tepat sasaran.

Gini lho… Alur bisnis atau Alur Jualan. Itu ibarat peta. Tanpa adanya peta, maka kamu bisa kesasar ketika menuju tempat tujuan. Maka, dengan adanya alur bisnis yang bener. Setiap gerak gerikmu dalam berpromosi bisa menjadi efisien.  Sehingga Fenomena boncos, zonk dan banyak folower tetapi minim penjualan bisa di minimalkan.

Itulah sebabnya, Ketika Olshop lain berpromosi besar-besaran dengan Iklan dan Endorse SELEBGRAM BEKEN. Saya menyarankan puthic.id untuk tidak mengikuti mereka dulu.

Anda tahu kenapa?

Karena saat itu, Mbak Nisa Owner dari Puthic.id, modalnya sangat mepet. Sekitar 5 juta rupiah. Yang didapat dari kerja kerasnya menyewakan Gaun Pesta yang dia buat. Maka, sangat tidak Bijak. Jika, saya menyarankan untuk buang buang duwit dengan iklan dan endorse secara serampangan. Iya kalo untung kalo gagal? Karena harta yang dimilikinya cuma uang 5 juta rupiah itu.

Maka waktu itu, saya memberi saran, Boleh iklan dan endorse“Kalo produknya sudah laku”. Saran ini saya berikan bukan karena faktor penghematan. Tetapi, ada alasan strategis dibalik itu.

Saya beranggapan, kalau product sebuah olshop bisa laku tanpa iklan dan endorse maka produk tersebut diterima Pasar atau Konsumen. Maka langkah awal, ketika saya dilibatkan dalam pemasaran Puthic.id. Saya fokuskan untuk mencari follower Organik. Yaitu follower yang didapatkan bukan hasil dari iklan dan endorse.

Ingat tujuannya adalah untuk tes pasar. Makanya, saya fokus dalam mencari followers organik.

Barulah ketika, dapat orderan maka hasil keuntungan di infestasikan untuk iklan dan endorse. Itupun jangan banyak – banyak.

Pas awal-awal puthic.id saya mentoring. Biaya untuk iklan IG ads itu sekitar 150-250 ribu perbulan. dan untuk endorse, sekitar 300-500 ribu perbulan.

Pun, meskipun hari ini olshop puthic.id sudah cukup mapan, dan orderan sudah banyak. Biaya untuk iklanpun hanya ada di angka 100-300 ribu perbulan dan untuk endorsenya sekitar 300 ribu – 1.700.000  perbulan.

Apakah Banyak ?

Bagi kamu yang punya olshop cukup lama. Tentulah biaya tersebut tidak banyak. Lalu kenapa kok bisa menghasilkan penjualan yang banyak ?

Itulah efek jika sebuah bisnis dikonsep dengan BENER.

Sehingga, setiap langkah promosi yang di lakukan bisa menjadi lebih efisien. Itulah sebabnya,  dengan modal iklan dan endorse yang sangat minimal. Hasilnya bisa maksimal.

Banyak yang mengira saya itu menerapkan trik RAHASIA untuk Puthic.id dan juga menggunakan software tertentu. Tidak kawan, Proses marketing tidak sebercanda itu.

Yang saya lakukan sebenarnya, sama seperti halnya yang dibagikan oleh orang-orang yang mengaku pakar. yaitu, seputar hastag, caption, feed ig, Paid promote dan Endorse. Tapi, karena yang saya terapkan sesuai dengan Alur Bisnis Yang BENER maka hasilnya juga BENER. Proses promosi menjadi efisien, penjualan meningkat, dan BRANDING pun terbentuk.

Oleh karena itu, kalo kamu penasaran dengan apa yang saya terapkan kepada puthic.id kamu bisa mengikuti Kelas Online melalui Whatsapp Grup.

Ada dua kelas yang saya buka yaitu Kelas BASIC Instagram Marketing dan Kelas Advance Instagram Marketing.

Kelas Basic Instagram Marketing bisa kamu ikuti secara GRATIS. 

Kelas Online Lewat WAG

BASIC INSTAGRAM MARKETING

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

ADVANCE

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Produk

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras luctus est blandit bibendum elementum. Etiam non nibh iaculis, fermentum ipsum sit amet, sagittis neque. Nulla varius accumsan diam, nec pellentesque metus dignissim a. Phasellus eleifend blandit ultrices. Pellentesque luctus nunc leo, vel egestas eros semper elementum. Curabitur et malesuada turpis, ornare dignissim felis. Ut nec ligula porta, efficitur ipsum nec, aliquet ligula. Proin metus turpis, gravida nec hendrerit eu, blandit ut ante. Nullam convallis nisl vitae sapien lacinia feugiat. Vivamus aliquam enim ac nisl congue, a rhoncus dui blandit. Donec eleifend est id tellus aliquet, vel lobortis risus lacinia. Nam pellentesque bibendum nisl vel semper.

Duis tempus nulla et nunc aliquam semper. Nulla at sapien erat. Etiam semper lorem vel lacus sodales sollicitudin. Praesent molestie elit a aliquam tempus. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Praesent pulvinar quam nec consequat posuere. Suspendisse semper erat vitae nisl cursus, eget maximus sapien facilisis. In elementum sem at orci malesuada, vel imperdiet augue cursus.

Donec faucibus risus id eros auctor, vitae condimentum nisi pellentesque. Donec hendrerit velit at ligula malesuada, luctus aliquam est bibendum. Etiam suscipit efficitur eros, et congue ligula fringilla vel. Etiam eu nibh a ipsum dictum feugiat. Donec accumsan massa a libero consectetur imperdiet. Vestibulum accumsan quam ac fringilla lacinia. Suspendisse id purus viverra, lacinia erat ac, dapibus mauris. Quisque massa sapien, egestas vel ligula sed, venenatis lacinia turpis. Cras quis erat sit amet leo iaculis iaculis in sit amet lorem. Quisque nec metus fermentum, eleifend tellus vitae, accumsan nisi. Donec nisl erat, porta sit amet ante ut, rutrum condimentum nisl. Integer in posuere libero.

Maecenas iaculis lobortis eros gravida tempus. Pellentesque vestibulum id risus sit amet vulputate. Integer et egestas sem. Nullam condimentum orci quis nisi tincidunt, in facilisis purus vestibulum. Interdum et malesuada fames ac ante ipsum primis in faucibus. Cras porta, lorem mattis commodo dignissim, justo mauris rutrum diam, ac cursus erat lectus in enim. Aliquam purus mauris, fringilla quis risus vitae, maximus mattis urna. Nullam non elit id turpis egestas interdum. Donec finibus dapibus suscipit. Vivamus sit amet leo tortor. Suspendisse potenti. Praesent imperdiet accumsan massa quis imperdiet.

Integer suscipit euismod luctus. Quisque ut justo ante. Cras et lacus nec leo venenatis condimentum sed vitae nisl. Nullam in lacus sed tellus ultrices tempus a nec enim. Aliquam sagittis vulputate commodo. Nam tempus consequat interdum. Vivamus vitae convallis purus, eget ultricies enim.